UNIVERSITAS DHARMAS INDONESIA (UNDHARI)
Jayalah Undhari - Kampus Unggul Tepercaya & Berasrama

Dharmasraya, www.gemaundhari.com, Menjadi lulusan terbaik non akademik atau bintang aktivis kampus pada yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dharmas Indonesia (Undhari) tidaklah mudah, karena tim penilai melihat kontribusi, karya, dan, dedikasi mahasiswa selama menimba ilmu dikampus.

Muhammad Didit mahasiswa yang kerap disapa Didit dan dua sahabatnya Abdullah Gyimnastiar yang memborong dua penghargaan akademik dan non akademik dan Heri Yanto Silalahi lulusan terbaik non akademik rasa haru dan bangga menyelimuti para bintang aktivis kampus ini ketika diumumkan namanya mendapatkan gelar sarjana dan menjadi lulusan terbaik tingkat FKIP Undhari pada Yudisium FKIP Undhari pada Sabtu (11/09/21) di Auditorium Dara Jingga kampus Undhari

Mereka merupakan teman satu organisasi mahasiswa Undhari dan satu tempat tinggal yang berbeda suku. Didit orang Minang, Agim orang Sunda dan Heri yang biasa dipanggil Opung orang Batak. Perbedaan dan keberagaman mereka membuat ruang diskusi selalu hangat selama dikampus dan menjadi sahabat.

Selama dikampus Didit memang aktif diberbagai organisasi, pernah menjadi ketua putra atau dewan racana Dara Jingga, UKM Pramuka Undhari 2019-2020, Pemimpin Umum UKM Pers Mahasiswa Gema Undhari sekarang, dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Undhari bersama dua sahabatnya Agim selaku Ketua DPM serta eks Gubernur BEM FKIP Undhari 2019-2020 dan Heri yang biasa dipanggil Opung DPM Undhari yang juga Wakil Gubernur BEM FKIP 2019-2020.

"Alhamdulillah perjuangan selama empat tahun ini sudah terjawab pada Yudisium FKIP, saya tidak menyangka mendapatkan penghargaan lulusan terbaik non akademik FKIP Undhari, mungkin ini bonus dalam masa belajar di kampus," ucap Didit

Heri Opung menambahkan selama dikampus diajar, dididik, dibina oleh dosen-dosen muda nan hebat, cerdas, dan berpengalaman, terima kasih kepada bpk ibu dosen kami.
"Ini semua juga berkat figur yang selalu menempa kami dalam berproses, dia adalah Dr. Amar Salahuddin, M.Pd,.Wakil rektor II Undhari, doktor muda, dan juga pembina kami di organisasi, yang biasa kami panggil kakak di organisasi, beliau sebagai bapak dan kakak sebagai figur dan teladan yang telah membuat kami bisa seperti ini, karena kami bertiga selalu sejalan walupun terkadang berbeda pandangan, Kak Amarlah yang selalu membimbing, membina, menempa, menggembleng, dan mengarahkan kami untuk selalu belajar, berkarya, bekerja, dan berbakti" ungkap Opung

Setelah itu, Agim membuktikan bawasannya sibuk dalam organisasi tidak menjadi penghambat dalam bidang akademik dia memborong dua penghargaan akademik dan non akademik. Lulus dengan Indeks prestasi komulatif 3,90

"yang saya tanamkan adalah kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Hasilnya merupakan bonus dari semua ini, saya bangga bergaul dengan orang-orang hebat dan dua sahabat saya juga mendapatkan penghargaan di hari bahagia kami ini," Ungkap dia (Tim)