UNIVERSITAS DHARMAS INDONESIA (UNDHARI)
Jayalah Undhari - Kampus Unggul Tepercaya & Berasrama

Dharmasraya, UndhariNews, Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) mewisuda 306 mahasiswanya pada Sabtu, 12 September 2020. Ada yang berbeda dalam wisuda kali ini, karena menghadirkan tokoh muda, ekonom muda, dan juga Wakil Pembina Yayasan Amanah Ampang Kuranji sebagai penyampai orasi ilmiah disela-sela prosesi wisuda tersebut.

Rektor UNDHARI Dr. Gunawan Ali, M.Kom mengatakan, pihak kampus sengaja mengundang Panji Mursyidan,SE.,MM, (27) sebagai pengisi orasi ilmiah pada prosesi wisuda tersebut.

"Biasanya wisuda itu diisi berbagai wejangan dari pihak kampus, atau tokoh-tokoh masyarakat yang senior. Tapi kali ini kami sengaja mengundang Pak Panji, sosok pemuda yang luar biasa, bekerja di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat, pengurus yayasan yang peduli akan pendidikan dan ekonomi kerakyatan” kata Gunawan ditemui usai memimpin wisuda, di GOR Dara Jingga Kampus UNDHARI Dharmasraya Sumatra Barat Sabtu 12 September 2020

Panji merupakan anak muda, pengusaha muda, pemimpin masa depan, wakil Pembina Yayasan Amanah Ampang Kuranji, "Pengalaman-pengalaman Pak Panji dalam usia muda tapi sudah memiliki, determinasi, passion, punya latar belakang pendidikan yang solid, kiranya sanggup memberikan motivasi kepada para lulusan kami," ujar Gunawan.

Panji Mursyidan menampilkan orasi ilmiah bertema “Kuliah Memutus Rantai Kemiskinan”. Hari ini adalah puncak perjuangan itu, namun awal dari proses hidup sebenarnya. Kuliah memang merupakan pemutus mata rantai kemiskinan.” Tegas Panji

Selanjutnya Panji menyampaikan banyak orang beranggapan kemiskinan yang banyak terjadi pada suatu wilayah atau bahkan suatu bangsa disebabkan karena minimnya sumber daya alam pada wilayah tersebut. Kekurangan kekayaan alam dan hasilnya menyebabkan adanya kemiskinan tersebut.Akan tetapi, ini semua salah kaprah, penyebab utama timbulnya keterbelakangan ekonomi suatu dari daerah bukanlah masalah sumber daya alam namun adalah sumber daya manusia.

“Faktanya, seperti Swiss Singapura, Jepang, sebagai contoh negara, lalu daerah seperti Yogyakarta dan lainnya. Negara dan Daerah ini memiliki sumber daya alam yang lebih sedikit namun negara dan daerah ini lebih maju. Faktanya, manusianyalah penentunya.” Jelas Panji.

Jika memang demikian maka untuk meningkatkan ekonomi terutama untuk mensejahterakan masyarakatnya maka suatu daerah seharusnya mengutamakan pembangunan manusianya dalam membangun daerahnya. Salah satu cara paling besar dalam membangun manusia adalah melalui Pendidikan, salah satunya adalah Kuliah.

UNDHARI hadir di Dharmasraya untuk membangun manusia yang cerdas, menjadikan sumber saya manusia Dharmasraya dan sekitarnya menjadi lebih baik. Pembangunan yang dilakukan oleh UNDHARI bukan bangunan fisik namun bangunan mental dan ketrampilan manusia yang merupakan faktor lebih penting dari pembangunan fisik semata. “pungkasnya. (AS/DIT)